ARIS SETIAWAN
2
All posts from ARIS SETIAWAN
ARIS SETIAWAN in Profil user ARIS SETIAWAN,

RBA tetap mempertahankan suku bunga sebesar 2.5%

Sebelumnya tentang fundamental adalah penggerak utama suatu pasangan mata uang. Pagi ini dari Australia RBA mempertahankan suku bunga sebesar 2.5%. Berdasarkan prediksi fundamental dari tulisan saya sebelumnya menununjukkan bahwa kenaikan suku bunga ataupun suku bunga tetap dari sebelumnya akan membuat mata uang menguat terhadap pasangannya, seperti contohnya pada hari ini AUDUSD. 

Glenn Stevens selaku gubernur reserve bank Australia, mempertahankan suku bunga, dan hasilnya AUD menguat terhadap USD, menciptakan spike high dan menyentuh level 0.9300. Namun pergerakan dovish ini dilanjutkan penurunan tajam? Pertanyaannya adalah mengapa? Suku bungan yang tetap bisa membuat mata uang justru melemah? Bukankah sebgai sejarah dan histori suku bunga tetap akan menguatkan mata uang?
Sebagai jawaban pertayaan diatas mari kita perhatikan penjelasan berikut ini, kedua analisa teknikal maupun fundamental.
Teknikal
Mari kita perhatikan daily chart AUDUSD berikut ini

Secara daily AUDUSD sedang berada pada resistance di garis biru diatas. Titik 0.9300 adalah level psikologis AUDUSD untuk bergerak naik lebih jauh lagi. Prediksi harga ialah AUDUSD berusaha untuk turun mendekati channeling up garis trendline biru.
Perhatikan 1H chart sebagai berikut

AUDUSD menghadapi double top, secara teknikal membuat AUDUSD berat untuk menembus pola double top. Kedua hal inilah yang membuat AUDUSD untuk kembali menuruti pola bearish. 
Fundamental
Dengan bagusnya analisa secara teknikal, dan ditambah dengan pernyataan Glenn Stevens, yang menyatakan bahwa " The decline in the exchange rate from its high a year ago will assist in achieving balance growth in the economy"
Hal inilah yang membuat pelaku pasar mencerna pernyataan dari RBA, untuk membuat AUDUSD untuk kembali relu dan bearish untuk sementara waktu. Dengan bagusnya data dari US kemungkinan untuk membuat AUDUSD untuk kembali bearis lebih dalam karena berdasarkan pernyataan RBA, bahwa lemahnya AUD bisa membantu perekonomian negara kangguru tersebut