Dede Nurjaeni
2
All posts from Dede Nurjaeni
Dede Nurjaeni in Dede Nurjaeni,

Berani Cutloss?

                                                                              

Pernahkah Anda menemukan pengendara mobil yang tidak pernah mengalami kempes ban selama hidupnya. Syangnya, Anda pasti sulit untuk menemukan the luky man seperti itu. Begtu juga dalam perdagangan saham, tidak ada investor yang selalu untung sepanjang hidupnya. Kalaupun dia sukses, pasti kerugiannya lebih sedikit dari keuntungannnya.

Kalaupun sering untung, salah satu strategi andalan mereka adalah cut loss, berani memotong kerugian agar kerugian tidak semakin dalam. Cut loss menjadi startegi efektif saat kondisi pasar sedang bearish atau crash.

Cut loss merupakan keputusan yang paling berat karena anda harus merealisasikan kerugian. bisa dibayangkan jika bursa crash , harga saham turun sejadinya dan anda berhadapan dengan situasi apakah tetap memegang saham yang ikut longsor atau melepasnya. Secara naluriah Anda tidak tega melihat uang terbang begitu saja. Tapi itulah keputusan cepat yang harus Anda ambil agar kerugian bisa diperkecil dan Anda bisa lincah membuka posisi baru.

Anda harus realistis menyadari bahwa keputusan cut loss juga berlaku untuk saham big caps yang memiliki fundamental kuat sekalipun. Meski saham big caps relatif lebih cepat puling dibanding small caps, tetapi tetap saja lama.

Banyak investor yang cuma merealisasikan untung hanya beberapa poin saja, namun harus menanggung kerugian besar karena harga terus turun dan dibiarkan. investor merasa bahwa pasar tidak fair. Meski, ada juga investor yang tidak pedulidengan fluktuasi harga saham. Lebih memilih hold, wait and see, sambil melakukan averaging down, langkah ini cukup manjur jika penurunan harga saham bukan karena krisis atau resesi.

[B]
TIPS CUT LOSS:
[/B]

1. Anda wajib selalu mencermati perkembangan ekonomi dunia dan regional, pergerakan harga energi dunia, komodiatas, emas, suku bunga pengangguran, logam, krisis ekonomi, dan peka terhadap situasi politik. Anjloknya indeks saham Dow Jones, Hang Seng, Nikkei, Kospi menjadi sinyal alert bagi anda untuk cut loss. Kalaupun Anda cukup sibuk, anda bisa memantau melalui pialang yang anda percayai.

2. Anda juga wajib mencermati, apabila sebab penurunan harga saham akan mempengaruhi fundamental perusahaan dalam jangka panjang misalnya hiangnya hak monopoli penurunan harga pasar, suku bunga naik, penurunan penjualan atau laba, dan ersolan hukum. Berani cut loss dan memindahkan portofolioke saham lain menjadi keputusan yang tepat.

3. Penurunan IHSG juga akan menekan harga saham bigcaps. Apabila tren turun terus berlanjut, lakukanlah cut loss and wait! Beli kembali pada saat harga termurahnya.

4. Berani cut loss untuk saham keranjang sampah, miliki saham hanya yang memiliki signal untuk terus tumbuh.

5. Bagi tektok trader, mewaspadai penurunan harga karena aksi profit taking dengan berani cut loss dan membuka posisi baru ketika harga sudah murah (menyentuh garis support)

6. Be careful of red friday, biasanya bursa dipenuhi sentimen profit taking, untuk mengantisipasi ketidak pastian pasar selama masa libur.

7. Keputusan cut loss sangat berat, namun berubah menjadi melegakan karena saham investor terhindar dari nyangkut.

8. Dont be panic! Just cut loss...


"Salah satu penentu keberhasilan kita adalah memilih broker yang tepat, karena dengan begitu kita akan bisa melakukan trading dengan hasil yang lebih maksimal. Anda bisa mempertimbangkan Whotrades sebagai broker yang tepat untuk Anda, one stop broker yang menawarkan tempat saling bertukar pikiran, signal provider, pelayanan dan kondisi trading terbaik."